Kampung Segala Olahan Angkringan merupakan kampung tematik yang
memiliki embrio penjual nasi bungkus dan tiga produsen pembuatan nasi bungkus,
yang kemudian hasil produksinya dipasarkan ke kelurahan-kelurahan lainnya. Berdiri
sejak tahun 2018 melalui program Pemerintah Kota Semarang, kampung yang
berpopulasi 75 KK ini mengandalkan kemampuan warganya dalam memproduksi
segala olahan khas angkringan, seperti nasi bungkus, goreng-gorengan, bacem, dan
berbagai macam olahan sate sebagai potensi dan keunggulan kampung yang
terletak di Kelurahan Srondol Kulon ini..
Alam Malon adalah desa yang terkenal dengan kegiatan produksi
batik pewarna alaminya (dari bahan alam). Dari segi Kampung
Alam Malon memiliki lingkungan perkebunan dan persawahan yang asri
karena letaknya yang berada di kaki Gunung Ungaran. Karena faktor itulah,
alami pada batik-batk yang diproduksi di Kampung Alam Malon
dapat berjalan sehingga menjadi satu-satunya ten-pat di Indonesia yang
menggunakan alami dalam pembuatan batiknya..
Kampung Tematik Bagilo terletak di Kelurahan Gabahan, Semarang
Tengah, dan merupakan kampung yang terkenal dengan masyarakatnya
yang berjualan aneka makanan menggunakan gerobak. Jenis jajanan yang
dijual diproduksi secara mandiri Oleh warga setempat, dan saat ini tedapat
20 orang sebagai penjual gilo-gilo serta belasan ibu-ibu yang memiliki
pekerjaan sebagai pengolah jajanan gilo-gilo. Para pedagang ini sebagian
besar merupakan pendatang dari berbagai daerah dan tinggal bersama
dalam sebuah rumah yang disebut "Rumah Boro".
Kampung Tematik Bonsai adalah kampung sentra tanaman Bonsai,
dan terletak di RT 06 RW 04, Kelurahan Ponganan, Kecamatan
Gunungpati, Kota Semarang. Mayoritas mata pencaharian warga
kampung adalah menjadi pengrajin pot dan budidaya tanaman
bonsai dan telah melakukan budidaya bonsai dengan pemasaran di
wilayah Temanggung, Jepara, Demak, hingga Surabaya. Kampung
Tematik Bonsai ini telah menjadi kampung tematik sejak 2010, dan
sekarang terdapat 3 pembudidaya bonsai yang memiliki pasar inter-
nasional, sedangkan 37 lainnya memiliki pasar lokal dan nasional..
Kampung Tematik Konveksi adalah perkampungan yang terletak di Kelurah-
an Purwosari, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, dan merupakan kampung
yang menjadi sentra profesi para pengrajin konveksi. Di kampung ini,
terdapat 27 pengrajin konveksi yang memiliki usaha sebagai tukang bordir,
tukang sablon, konveksi, dan penjahit konvensional. Menariknya, setiap
pengrajin memiliki spesialisasinya masing-masing, seperti pembuatanjaket,
kaos, sampai seragam. Kampung inijuga telah terintregasi dengan dua lokasi
kunjungan yang ada, yaitu Nirwana Stable dan Rumah Anggrek, dan difokus-
kan menjadi sarana wisata edukatif..
Kampung Kuliner Tambakharjo adalah perkampungan di wilayah Kelurahan
Tambakharjo, Kecamatan Semarang Barat. Kampung Kuliner Tambakharjo,
yang secara spesifik berada di RT 3 RW 1, merupakan kampung yang terkenal
dengan olahan mangut dan petis telurnya. Ditambah, mayoritas warga di RT 3
RW 1 berprofesi sebagai nelayan sehingga Kelurahan Tambakharjo dikenal
juga sebagai Kampung Tematik Kuliner Petis dan Mangut Sembilang.
Dengan adanya program kampung tematik, pendapatan para penjual kuliner
di Pujasera mengalami kenaikan sejak diresmikannya kampung ini pada 2021.
Kampung Tematik Misoa (Mie, Soto, Ayam) berlokasi di Kelurahan
Brumbungan, dan merupakan kampung wisata kulineryang di dalam-
nya terdapat ikon kuliner Kota Semarang, seperti Soto Neon dan Tahu
Pong Brumbungan. Masyarakat Kampung Misoa juga terbentuk
karena mayoritas warganya berprofesi sebagai penjual mie/bakmi,
soto ayam, hingga nasi ayam. Kampung tematik ini diresmikan pada
2018 & menjadi salah satu kampung yang merepresentasikan kuliner
khas Semarang yang swadaya dan berkelanjutan..